Langsung ke konten utama

NouraBooks Academy Writing Camp; Kumpul-kumpul Sambil Nulis Novel Roman Remaja

NouraBooks Academy Writing Camp
Kumpul-kumpul Sambil Nulis Novel Roman Remaja

Satu orang nulis satu novel dalam 30 hari??
Ciyuus?

Nulis satu novel dalam 30 hari itu bukan mimpi lagi. Memang butuh komitmen sih, tapi kalau dapat trik dan tips dari penulis keren kayak Raditya Dika, Sitta Karina dan Orizuka, kita pasti bisa!

Tertarik?


>Buat kamu yang suka menulis, kreatif, aktif di sosial media, dan blogger sejati, boleh coba gabung di writing camp-nya NouraBooks Academy.

>Caranya…
Kunjungi website kami noura.mizan.com
Klik NBA Writing Camp
Lengkapi data diri kamu dan tuliskan ide ceritamu
Ditunggu paling lambat 9 Desember 2012 pukul 24.00 WIB

>Nantinya, akan dipilih 10 nama dengan ide cerita paling unik dan kreatif untuk ikut writing camp selama 2 hari 1 malam (15 - 16 Desember 2012) di Ciawi,Bogor.
Pengumuman daftar peserta bisa dilihat tanggal 13 Desember 2012 di akun FB dan twitter NouraBooks.
Selain bisa ketemu penulis-penulis top dan keren, 10 besar juga bisa dapat :Kesempatan menerbitkan novel di Noura Books

Akses ke FB grup ekslusif Noura Books Academy untuk diskusi penulisan berkesinambungan dengan para penulis pemateri dan editor berpengalaman.
Kaos polo eksklusif NouraBooks Academy
Paket buku Noura Books senilai Rp 200.000 dan sertifikat pelatihan
Advance royalti sebesar @ Rp 2.000.000,- untuk 3 karya terbaik


Jadi, buruan daftar. It will be awesome and fun…
Klik,
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=418769248177958&set=o.148142175257960&type=1&theater

Postingan populer dari blog ini

Mbah Salman, Mursyid Bersahaja nan Kharismatik Wafat

Duka masih menggelayuti lingkungan Pesantren Al-Manshur Popongan Tegalgondo Wonosari Klaten. Pengasuh pesantren tersebut, KH M Salman Dahlawi wafat, Selasa (27/8) pukul 17.45 WIB, dalam usia 78 tahun. Kepergiannya membawa duka yang mendalam bagi banyak pihak, khususnya bagi kalangan Jam’iyyah Thariqah
Mbah Salman, begitu dia biasa dipanggil oleh para santrinya, merupakan mursyid Thariqah Naqsabandiyyah-Khalidiyyah. Saat ini, dia juga tercatat menjadi anggota Majelis Ifta’ (Majelis Fatwa) di Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN). Selama hidup beliau juga pernah menjabat sebagai Mustasyar di Nahdlatul Ulama (NU).

Ajengan Nuh Karang Kitab Sunda

Sumber: http://www.nu.or.id Ajengan Nuh Karang Kitab Sunda
Dari tangan Ajengan KH Muhammad Nuh Ad-Dawami Garut, Jawa Barat, mengalir puluhan karya tulis. Umumnya menggunakan bahasa Sunda, tapi ada juga yang berbahasa Arab dan Indonesia. 
Penggunaan abjadnya ada yang berhuruf Latin, umumnya Arab Pegon. Sementara bentuk penulisannya, ada yang naratif, juga nadzom. Secara umum, karya-karya itu bernuansa tasawuf dan tauhid, di samping beberapa kitab fiqih. 
Menurut puteri ketiga Ajengan Nuh, Ai Sadidah, ada sekitar 50 buah. “Setiap bulan puasa, pasti melahirkan karya tulis. Dan kitab itulah yang akan dikaji selama sebulan,” katanya di kediaman Ajengan Nuh, Garut, Senin (11/2) lalu.
Uniknya, karya-karya pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Cisurupan Garut terus itu masih ditulis tangan.

Penelitian Arkeolog, Bogor Pusat Peradaban Dunia

Mahasiswa arkeologi dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung meneliti Situs Gunung Sodong di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, sebagai kawasan pusat peradaban dunia. “Untuk masalah keilmuan kami serahkan kepada para ahlinya, seperti kawan-kawan dari arkeologi UI dan ITB (untuk membuktikannya), karena kami meyakini Bogor adalah pusat peradaban dunia,” kata Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman saat menyambut calon-calon arkeolog muda itu di Cibinong, Senin.