Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bogor

Every Thursday School in Bogor Mandatory Use Sundanese

Education Every Thursday School in Bogor Mandatory Use Sundanese Usage sundanese every Thursday at the elementary school (SD) officially declared as Bogor city by the Regional Secretary Aim Halim Hermana Bogor Mayor Diani Budiarto represent, in a series commemorating the International Mother Language Day was held SDN Gunung Gede Village Babakan Bogor District Central City of Bogor, Thursday (02/28/2013).

LIMA TOKOH PELESTARI BUDAYA SUNDA BOGOR MENDAPAT PEPADI AWARDS

ARTS & CULTURE FIVE PEOPLE GOT BOGOR SUNDA conservationists CULTURAL AWARDS PEPADI BOGORnews == For the first time the United puppetry Indonesia (Pepadi) Bogor gives Awards to the five leaders who care about the arts and culture of Sunda. The award of Pepadi Bogor was done in commemoration of International Mother Language Day, which was centered in Mount Gede Village Elementary School District Babakan Central Bogor Bogor, Thursday (28/02/2013).

Profil Kampung Budaya Sindang Barang

Pun Sapun Ka Nu Agung, Papayung Buana Ruhur,Papayung Buana Panca tengah, Papayung Buana handap, Sapun Ieu Kaula deuk nyatur, menta widi ti para karuhun, lalakon Pajajaran nu Baheula, Paralun balungbungkeun galurna catur ,Caangkeun inget nu samar, nu laas diusap jaman, panglancarkeun lakon carita, Singkahkeun nu saralah Sapun........   Kampung budaya sindangbarang terletak di desa pasir eurih kecamatan tamansari kabupaten Bogor Jawa Barat. Berjarak hanya 5 km kota Bogor. Merupakan Kampung Tertua untuk Wilayah kota dan kab Bogor, berdasarkan sumber naskah Pantun Bogor dan Babad Pajajaran. Kalau menurut Pantun Bogor diperkirakan Sindangbarang sudah ada sejak jaman Kerajaan Sunda lebih kurang abad ke XII.Disinilah dahulu terdapat suatu Kerajaan Bawahan yang bernama Sindangbarang dengan Ibukotanya Kutabarang.Disinilah menurut folklore digemblengnya para satria-satria kerajaan. Disini pula kebudayaan Sunda Bogor bermula dan bertahan hingga kini dalam wujud Upa...

KREATIFITAS SISWA BOGOR MINIM

Bogor - Belum lama ini, dunia perteateran di Kota Bogor sedikit terangkat ke permukaan. Pasalnya, baru kali pertamanya, instansi resmi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor menyelenggarakan Festival Teater Pelajar. Sebagai batu pijakan, pihak penyelenggara tak muluk-muluk dalam hal kualitas dan kuantitas kepesertaan SERTA kepenyelenggaraan. Artinya, dari segi kualitas garapan maupun jumlah peserta bukan menjadi satu-satunya tolok ukur. Intinya, festival teater pelajar atau istilah yang dipakai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, Festival Drama Perjuangan tingkat Pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Bogor ada dulu. Urusan lain, bicarakan belakangan. Ketika menyaksikan enam peserta yang mengikuti perlombaan yang terkesan memaksakan diri itu, kualitas dari masing-masing peserta masih jauh dari harapan. Padahal, jika panitia tidak ngotot menghelat event tahun ini, kualitas kawan-kawan teater pelajar dapat lebih maksimal. Yakin. ...